Pondasi bisnis yang sukses adalah karyawan yang ada di dalamnya. Posisi karyawan disini bukan hanya sebagai pekerja tapi merupakan sebuah tim yang siap mempertahankan dan mengembangkan bisnis Anda. Maka dari itu, jika tim bisnis Anda tidak dapat bekerja secara maksimal, tentunya perkembangan bisnis Anda dapat terhambat.

Sayangnya, masih banyak pelaku bisnis yang kurang memperhatikan hal ini. Mereka menganggap kalau karyawan hanya untuk bekerja sesuai kemampuan mereka kemudian digaji dan selesai. Mereka tidak terlalu peduli apakah terjadi gesekan atau tidak antar karyawan. Padahal, kekompakan karyawan untuk menjadi tim yang kuat sangat diperlukan untuk memajukan bisnis.

Pertanyaannya, bagiamana cara membangun tim yang kuat dalam bisnis ? silakan Anda simak tipsnya berikut ini :

Tetapkan Visi

Sebelum membangun sebuah tim, tahap pertama yang harus dilakukan adalah membuat visi untuk bisnis Anda. Dengan adanya sebuah visi maka bisnis Anda memiliki tujuan yang jelas kedepannya, bukan hanya sekedar berdiri dan menunggu bangkrut saja.

Buatlah visi sebagus mungkin tapi tetap realistis untuk dilaksanakan. Tidak ada salahnya meminta masukan dari orang-orang terdekat mengenai Visi yang Anda buat.

Pilih Orang Terbaik

Rahasia kebanyakan bisnis yang dapat berkembang dengan cepat yaitu memiliki orang terbaik dibidangnya masing-masing. Mereka tidak asal merekrut karyawan, tapi menentukan mana yang benar-benar memiliki kemampuan.

Misalkan untuk bagian keuangan maka Anda harus merekrut orang yang memang memiliki kemampuan dalam manajemen keuangan secara detail mulai dari laporan pemasukan, cashflow, neraca keuangan, hingga biaya operasional.

Dengan memilih orang terbaik dengan skill yang mumpuni maka bisnis Anda akan terhindar dari kerugian dan tentunya mampu bersaing dengan kompetitor lainnya.

Bangun Komunikasi

Kekuatan sebuah tim akan tercipta jika mereka saling mengenal, maka dari itu dibutuhkan komunikasi yang baik satu sama lain. Melakukan komunikasi bukan hanya sekedar ngobrol tapi juga bisa juga sambil makan siang bersama, main game, bahkan berolahraga.

Komunikasi yang baik akan terbentuk ketika semua orang di dalam satu tim saling memahami dan saling mengerti. Contoh sederhananya saja, ketika ada satu orang yang sakit, maka karyawan yang lain berinisiatif untuk menjenguknya.

Kenali Kemampuan Diri

Setiap karyawan pasti memiliki kemampuan yang berbeda. Kenali kemampuan setiap individu agar tim Anda bisa menciptakan kolaborasi yang dahsyat. Misalkan, ketika komputer bagian keuangan sedang rusak, maka tim IT turun tangan untuk memperbaiki komputer tersebut.

Contoh lainnya, ketika tim pemasaran membutuhkan website untuk digital marketing, maka tim programing turun tangan untuk membuat website yang handal sebagai tempat display produk atau jasa yang akan dijual.

Hindari Persaingan yang Tidak Sehat

Bersaing boleh saja tapi bukan berarti harus saling menjatuhkan ya. Persaingan yang tidak sehat dapat menimbulkan pertengkaran dan keretakan di dalam tim bisnis yang Anda bangun. Berikan pengertian pada karyawan Anda untuk bersaing secara positif lewat prestasi bukan dengan cara kotor apalagi sampai curang.

Kejadian seperti ini sebenarnya sangat rentan dialami oleh semua bisnis. Maka dari itu, sebagai pemilik bisnis dan juga pemimpin tim, Anda harus memiliki inisiatif untuk mencegah persaingan yang tidak sehat seperti mengadakan turnamen olahraga antar bagian, mengadakan family gathering, dan juga menyelenggarakan outbound.

Ikuti step by step semua cara membangun tim yang kuat dalam bisnis yang sudah dijelaskan di atas. Ada sebuah kiasan yang mengatakan “ Di dalam bisnis yang sehat terdapat tim yang kuat.” So…jaga terus kekuatan tim bisnis Anda, segera atasi berbagai masalah agar terhindar dari perpecahan.