Banyak pengusaha yang gagal membangun bisnisnya karena terlalu bergantung pada diri mereka sendiri. Para pengusaha tersebut ikut serta menjalankan semua aktifitas bisnis seperti melayani konsumen, memasarkan produk, mengatur keuangan, dan lainnya. Secara tidak sadar sebenarnya mereka bekerja untuk bisnis mereka sendiri.

Pastinya Anda tidak mau dong mengalami hal yang serupa. Jangan sampai Anda terjebak di dalam bisnis Anda sendiri. Sebuah bisnis dikatakan dapat berkembang jika bisnis tersebut mampu bertahan walaupun tanpa kehadiran si pemilik bisnis. Sebenarnya ada cara membuat bisnis tetap berjalan walau tanpa kehadiran Anda sebagai pemilik bisnis.

Anda tertarik dan penasaran seperti apa caranya ? silakan simak ulasannya berikut ini :

Membangun SDM yang Solid

Di setiap bisnis yang berkembang pesat, ada peran karyawan hebat di dalamnya. Namun, proses untuk mendapatkan sumber daya manusia atau karyawan yang mumpuni dalam menangani pekerjaan memang tidak mudah.

Selain hebat, dibutuhkan juga kerjasama yang kuat sehingga tidak ada gesekan di dalam bisnis Anda. Bangunlah hubungan yang sehat sesama karyawan, berikan reward kepada mereka yang memiliki prestasi lebih agar mereka merasa dihargai.

Berikan posisi yang tepat untuk setiap karyawan sesuai dengan keahlian yang mereka miliki. Dalam membangun SDM yang solid, selalu perhaikan kualitas dan kinerja karyawan Anda. Tidak usah ragu untuk memberikan bayaran lebih kepada mereka yang memiliki kinerja yang baik, dan tidak perlu takut untuk memecat karyawan yang tidak disiplin dan malas-malasan karena dapat merugikan bisnis Anda nantinya.

Membentuk Sistem Operasi Kerja

Supaya bisnis bisa berjalan otomatis tanpa kehadiran Anda, maka buatlah sistem operasi seperti menyambut pembeli yang datang, menyiapkan pesanan, melayani setiap pembeli, hingga menerima pembayaran.

Buatlah sistem operasi secara tertulis, kemudian aplikasikan oleh semua karyawan Anda. Lakukan evaluasi setiap beberapa bulan sekali, jika ada kekurangan atau kesalahan segera perbaiki. Jika sistem operasi yang dibuat sudah bagus, nantinya bisa diduplikasikan untuk cabang bisnis Anda yang baru.

Menetapkan Job Desk Setiap Bagian

Buat job desk yang tepat untuk setiap bagian, misalkan untuk bagian keuangan membuat laporan keuangan masuk dan keluar serta laba dan rugi perusahaan, bagian pemasaran membuat strategi pemasaran yang bagus untuk meningkatkan penjualan, bagian HRD memantau kinerja dan absensi karyawan, dan lainnya.

Manajemen Keuangan Bisnis

Kebanyakan bisnis yang bangkrut dibawah 5 tahun disebabkan pengaturan keuangan yang sangat buruk. Bahkan, ada juga loh pebisnis yang mencampur aduk keuangan bisnis dengan keuangan perusahaan, bahaya banget tuh.

Buatlah rekening khusus untuk bisnis yang terpisah dengan rekening pribadi. Rekrut karyawan yang memiliki keahlian dalam manajemen keuangan dan jujur. Sehingga, pendapatan bisnis Anda tertata rapih semuahnya dalam laporan bulanan.

Jam Kerja Operasional

Selanjutnya, membuat jam kerja untuk karyawan dan juga jam buka bisnis Anda. Buatlah jam kerja yang masuk akal, Anda bisa meminta karyawan untuk lembur tapi setidaknya jangan terlalu sering karena dapat menurunkan produktivitas karyawan itu sendiri.

Tentukan jam kerja kurang lebih 9 jam diselingi istirahat, lebih dari 9 jam maka dihitung lembur. Buatlah kesepakatan dengan karyawan Anda mengenai bayaran lembur setiap jamnya.

Semua cara membuat bisnis tetap berjalan walau tanpa kehadiran Anda yang ada di atas sudah diterapkan oleh banyak perusahaan besar. Alangkah baiknya, Anda juga mempelajari dengan detail setiap sistem bisnis yang dibuat sehingga Anda tidak kesulitan untuk melakukan perbaikan jika terjadi kesalahan.